“Bukan apa yang Anda katakan, tetapi bagaimana Anda mengatakannya”. Hal ini yang menyebabkan Anda membutuhkan perangkat stilistik pada presentasi Anda.

Sepanjang sejarah, pembicara hebat telah memanfaatkan penggunaan perangkat stilistik. Aristotle menulisnya pada abad ke-4 sebelum masehi….  Mahatma Gandhi, Dr. Martin King, Helen Keller, Muhammad Ali, Barrack Obama, Steve Jobs, Malala Yousafzai dan Emma Watson, semuanya menggunakan perangkat stilistik dalam pidato dan presentasi mereka.

Kutipan terkenal Malala Yousazfai, ‘Satu anak, satu guru, satu buku, satu pena dapat mengubah dunia’ sangat berdampak dan mengesankan. Mengapa demikian?

Karena dalam kutipan sederhana ini, Malala menggunakan perangkat stilistik: Anaphora.

Jadi, apa itu Perangkat Stilisitik?

Perangkat stilistik adalah teknik untuk membuat pesan ke dalam bahasa dinamis yang dapat menarik perhatian audience, menyoroti poin penting, dan membuat pesan kita menjadi mengesankan.

Menambahkan perangkat stilistik ke presentasi Anda seperti menambahkan sambal pada soto Anda. Perangkat stilistik membumbui presentasi Anda! Bagian terbaiknya adalah, memasukkan beberapa perangkat stilistik tidaklah sulit.

Mari lihat 9 perangkat stilistik yang dapat Anda gunakan dalam presentasi Anda.

#1         Metaphor dan Simile

Metaphor dan simile adalah kata kiasan untuk membuat perbandingan pada beberapa hal yang berbeda. Perangkat stilistik ini merupakan cara yang luar biasa untuk menjelaskan sesuatu sehingga pesan anda lebih mudah dipahami, dan ini merupakan sebuah cara yang luar biasa untuk membuat bahasa Anda menjadi lebih berwarna dan menarik. Metaphor dan Simile membuat gambaran dalam pikiran audience Anda. Mereka dapat merangsang otak dan membuat pesan Anda menjadi lebih mengesankan.

Metaphor membuat perbandingan tidak langsung (atau nyaris tersembunyi) di antara 2 hal yang tidak terkait, tetapi  memiliki beberapa kemiripan.

You’ve probably heard the expression “Time is money”, this is an example of a metaphor.

Anda mungkin pernah mendengar ungkapan Waktu adalah uang”. Ini adalah contoh metaphor.

Seorang CEO pada sebuah acara tahunan perusahaan memberikan pidato dan mengatakan “We still have many mountains to climb, but we have made great progress this year.” Dalam contoh ini, CEO tersebut membandingkan ‘menghadapi dan mengatasi tantangan’ dengan ‘climbing mountains (memanjat gunung)’. Ini adalah contoh lain dari metaphor.

Simile serupa dengan metaphor. Simile juga membuat perbandingan terhadap 2 hal yang tidak berkaitan. Perbedaannya adalah simile membuat perbandingan secara langsung, dengan menggunakan kata “as” atau “like.”

  • Adding stylistic devices to your presentation is like adding sambel to your soto.
  • A great presentation is like a work of art.
  • Many people feel that public speaker is like swimming with sharks.
  • Some presentations are as boring as watching the clock
  • For many people public speaking is as scary as jumping off a cliff.

Bagaimana Anda menggunakan simile atau metaphor dalam presentasi Anda?

#2  Kekuatan jumlah: 3!

3 adalah jumlah yang kuat dan jika anda memperhatikan sekitar Anda, Anda akan menyadari ada banyak hal yang berjumlah 3. Jumlah 3 sangat mudah bagi memori jangka pendek kita. Otak manusia sangat luar biasa dalam memahami pola, dan 3 adalah pola terpendek yang memungkinkan. Kombinasi pola dan keringkasan adalah yang membuat jumlah 3 berdampak dan mengesankan

Perhatikan beberapa contah berikut!

  • Everything has a beginning, a middle, and an end.
  • People need to be inspired, motivated, and involved!
  • A successful person is one who knows how to balance work, rest, and
  • Our product is safe, affordable, and long lasting.

The rule of 3 can be simple to use. Experiment with these:

Prinsip jumlah 3 dapat digunakan dengan mudah. Cobalah hal berikut:

Mempresentasikan sebuah produk  – 3 kata sifat        Our product is A, B, and C.

Mendiskusikan sebuah masalah       – 3 efek                 This has caused A, B, and C.

Menawarkan solusi                              – 3 keuntungan   This will allow us to A, B, and C.

 Lihatlah sekitar Anda dan Anda akan melihat sekumpulan hal berjumlah 3. Bahkan waktu pun terdiri dari 3 bagian – pagi, siang, dan malam!

#3         Anadiplosis

Ini bukanlah jenis laba-laba aneh. Anadiplosis adalah sebuah kata Yunani yang berarti “menggandakan” atau “pengulangan”. Ini adalah sebuah teknik di mana kata atau frasa terakhuir diulang untuk memulai hal berikutnya.

Seperti ini…

Communication is the key to success; success is the key to happiness.

Try experimenting with these:

  1. _____________ love; love _____________
  2. _____________money; money _____________
  3. _____________technology; technology_____________

Walaupun nama tersebut bisa saja membuat lidah Anda terpelintir, anadiplosis mudah digunakan dan cara yang hebat untuk menyototi kata kunci dan poin penting dalam presentasi Anda.

#4         Anaphora

Dari istilahnya, Anda dapat mengatakan bahwa Anaphora dan Anadiplosis terkait. Anaphora juga merupakan pengulangan. Ini adalah pengulangan dengan kata yang sama atau frase pada awal klausa atau kalimat baru. Anaphora berperan sebagai perangkat fokus. Anaphora menekankan ide dan ritme nya membangun emosi dan mampu “menghipnotis”.

Contoh terkenal dari anaphora dapat terlihat pada pidato Dr. Martin King. Dalam pidato ini, kata “I have a dream’ diulang berkali-kali. Pengulangan “I have a dream…” mengembangkan sebuah konsep dan membangun emosi audience.

Lihatlah contoh berikut:

“Bagaimana jika saya memberitahu Anda bahwa komunikasi yang hebat adalah kunci dari kesepakatan bisnis Anda berikutnya? Bagaimana jika saya memberitahu Anda bahwa komunikasi yang hebat adalah rahasia dari relasi yang berhasil? Bagaimana jika saya memberitahu Anda bahwa setiap orang, pastinya setiap orang dapat menjadi komunikator yang hebat?”

Seperti yang dapat kita lihat di contoh atas, anaphora sering digunakan untuk mengembangkan ide atau konsep.

#5 Alliteration

Aliterasi adalah pengulangan bunyi di suku kata pertama pada setiap frasa. Judul film “The Fast and The Furious” adalah sebuah conoth alitteration yang bagus, Alliteration terjadi pada bunyi /f/ yang memulai kata ‘fast’ dan ‘furious’

Contoh lainnya:

There are four things which separate successful people from unsuccessful people, determination, diligence, drive, and desire.

Our product is simple and safe to use.

Perangkat stilistik alliteration dan prinsip jumlah 3 juga dapat digunakan bersamaan untuk membuat dampak yang maksimal.

Great public speakers are cool, calm, and confident!

# 6 Kekuatan Pemilihan kata

Anda ingin ‘skinny’atau ‘slim’? Apakah Anda ‘stingy’ atau ‘thrifty’? Anda ingin dideskripsikan sebagai seorang yang ‘lazy’ atau ‘laid back’? Anda lebih memilih ‘smell’ atau ‘aroma’? Apakah Anda ingin tinggal di ‘flat’ atau ‘aparment’? Sebenarnya, pada setiap pasangan kata, artinya serupa. Hal yang membedakan adalah konotasinya.

Konotasi adalah perasaan dan asosiasi yang berubah ketika kita mendengar sebuah kata. Banyak kata yang ‘berat sebelah’. Hal ini berarti kata-kata tersebut memperoleh respon emosional dari audience. Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata home? Bagaimana kata tersebut berbeda dengan kata house atau accomodation? Kata home memunculkan perasaan hangat dan keselamatan. Di lain pihak, kata house atau accomodation tidak membuat Anda berpikir atau merasakan sesuatu. Hal ini dikarenakan kedua kata tersebut netral. Hal inilah yang dimaksud dengan asosiasi, konotasi dan respon emosional.

Konotasi dapat menjadi positif, netral, maupun negatif. Penting untuk memikirkan citra arau persepsi yang ingin Anda ciptakan di pikiran audience dan mempertimbangkan konotasi kata tersebut.

Jadi, bagaimana Anda merasa yakin jika kata-kata Anda memiliki konotasi yang tepat? Mudah. Tanyakan pada diri Anda bagaimana perasaan Anda ketika mendengar kata-kata tersebut. Apa hal pertama yang muncul di pikiran Anda ketika Anda mendengar kata tersebut? Inilah yang akan Anda dan orang lain asosiasikan. Jika merasa ragu, Anda bisa melakukan pencarian online secara cepat. Carilah (kata) + konotasi (kata) + asosiasi. Hal ini akan membantu Anda memberikan ide bagaimana sebuah kata mampu memberikan dampak pada audience Anda.

#7 Weasel Words

Apa itu ‘weasel’? Weasel (musang) adalah seekor binatang kecil yang berasal dari keluarga yang sama dengan ferret. Hewan ini dikenal sebagai hewan yang cerdik dan lihai.

Weasel words ada di mana-mana, Anda melihat dan mendengarnya setiap hari. Anda terbiasa mendengarkannya bahkan Anda tidak menyadarinya. Weasel word merupakan kata yang membuat klaim atau janji tanpa ada dasar.

Seperti berikut ini:

“People say that…                     Siapa yang sebenernya mengatakan?

“Everyone agrees that….         Siapa itu ‘everyone’?

“Many experts say….               ‘Experts atau para ahli yang mana?

“Guaranteed to…                       Dijamin oleh siapa?

Seorang public speaker yang handal pernah mengatakan bahwa kata yang terkuat di dunia adalah ‘we’, hanya satu orang yang mengatakan tetapi memunculkan sekumpulan pasukan dalam pikiran pendengar!

Cobalah gunakan beberapa weasel word dalam presentasi Anda!

# 8 Glamorization

Glamorization cukup sederhana dideskripsikan sebagai sesuatu yang terlihat lebih baik daripada yang sebenarnya. Ini bukan berbohong, tetapi pemilihan kata yang hati-hati untuk ‘mewarnai’ persepsi audience mengenai sesuatu.

Lihatlah gambar berikut. Apa yang akan Anda deskripsikan mengenai rumah ini?

rsz_house

Mungkin Anda memilih kata seperti old, run down, small, dan shack. Semua kata ini memiliki konotasi negatif. Kata-kata ini akan membuat kesan negatif.

Sekarang, mari bayangkan kita adalah agen properti dan kita perlu menjual rumah ini. Bagaimana anda mendeskripsikannya supaya terlihat menarik dan diinginkan tanpa berbohong?

Daripada menggunakan kata ‘old’, kita menggunakan kata ‘quaint’. Daripada ‘small’, kita menggunakan kata ‘cozy’. Daripada menggunakan ‘rundown’, kita akan mendeskripsikannya dengan ‘renovators dream’, dan daripada menggunakan kata ‘shack’, kita menggunakan kata ‘cottage’

Jadi, sebagai pengganti kata small, old, rundown shack, kita menggunakan a quaint, cozy cottage which is a renovator’s dream.

Ambillah waktu untuk mempertimbangkan kata-kata untuk mendeskripsikan beberapa hal. Bagaimana Anda menghiasi deskrips Anda untuk membuat kesan yang Anda inginkan? Cobalah menggunakan thesaurus online secara gratis untuk mendatkan ide. Thesaurus seperti sebuah kamus, selain memberikan sinonim kata.

# 9 Hyperbole (Hy per bol ee)

Yesterday, I was so busy. I received a million calls!

Apakah saya betul-betul menerima jutaan panggilan? Tidak. Apakah pendengar berpikir hal tersebut terjadi? Tidak. saya melebih-lebihkan untuk mendapat efek dan pendengar saya juga mengetahuinya. Inilah yang disebut dengan hyperbole. Kenyataanya, hyperbole ada pernyataan yang melebih-lebihkan secara EKSTRIM!

Hyperbole mudah digunakan dan menghibur.

When I first started to create my presentation I thought it   was going to take forever, but actually it was easy!

Its 4.30pm on a Friday afternoon, there is a pile of work on your desk the size of a mountain! It then you realize your time management needs to be improved.

Mulailah dengan mengidentifikasi hal yang ingin Anda tekankan di pesan Anda, kemudian pikirkan kualitas yang ingin Anda lebih-lebihkan; apakah ukuran, jumlah, atau penampilannya…bisa apa saja. Terakhir, temukan cara kreatif untuk mendeskripsikannya. Ada banyak hyperbole yang dapat Anda akses secara online untuk mendapatkan banyak inspirasi

Susunlah dan buatlah pesan Anda

Membuat pesan seharusnya dilakukan setelah rencana awal dan susunan pidato singkat, Jangan mencoba untuk melakukan segala sesuatunya secara bersamaan, otak Anda tidak dapat memikirkan semua hal dalam waktu yang sama. Hal ini akan menyebabkan kreativitas Anda akan terhambat. Otak Anda seperti sebuah komputer, banyak windows yang terbuka, dan hal ini akan memperlambat kinerja komputer Anda. Jadi, siapkan presentasi Anda secara bertahap: Rencanakan – Susun – Buat. Ingat, segala sesuatu adalah sebuah proses. Presentasi yang hebat bukanlah aksi mencabut topi seperti trik sulap. Banyak pikiran dan kerja keras yang perlu dituangkan dalam mempersiapkan pesan Anda. Semakin banyak pikiran dan usaha yang Anda tuangkan, maka semakin baik pula hasilnya.

Comments

comments