Kita semua menyadari pentingnya keterampilan presentasi dalam tiap tingkatan profesi. Mempersiapkan presentasi yang baik adalah kunci komunikasi bisnis yang efektif agar perusahaan cekatan meraih target.
Tetapi tidak semudah yang diucapkan. Kita sudah mempraktekkan bahasa tubuh yang baik dan merangkai kesimpulan yang menarik. Kita sudah berlatih berbicara yang natural. Tetapi, begitu kita berdiri di depan banyak orang, dan slide powerpoint muncul di layar, pikiran kita buyar. Apakah Anda pernah mengalami ini?
Saya berkesempatan untuk bertanya-tanya dengan salah satu trainer English Today, Mr. Peter Ricardo Powell, yang saat itu sedang berada di Zalora untuk memberikan training mengenai keterampilan presentasi. Berikut adalah kiat-kiat yang bisa membantu Anda mengatasi rasa takut saat presentasi.
  • Enjoy-in aja: hal penting yang pertama adalah, harus jelas tujuan presentasi Anda. Apakah Anda terpaksa melakukan presentasi (hanya karena tugas dari atasan)? Atau Anda sungguh ingin berbagi wawasan kepada khalayak? Dengan memahami tujuan presentasi dan pentingnya menyampaikan presentasi ini, Anda akan lebih bersemangat (hal ini bisa membantu menurunkan rasa cemas karena Anda terdorong untuk menyampaikan suatu pesan).
  • Kenali audiens: pembicara yang hebat adalah mereka yang ingin belajar tentang khalayaknya. Cari tahu siapa mereka, apa latar belakangnya, dan apa yang mereka butuhkan. Cari waktu untuk langsung bertemu dengan mereka sebelum presentasi. Anda akan lebih memahami karakteristik mereka sekaligus membangun hubungan yang baik dengan mereka. Anda akan merasa lebih nyaman melihat orang-orang yang sudah Anda kenal saat presentasi.
  • Observasi ruang presentasi: persiapan untuk presentasi tidak semata-mata mencari konten dan mendesain slide yang menarik. Anda juga disarankan untuk mengunjungi tempat presentasi beberapa jam atau sehari sebelumnya. Kunjungilah lokasi itu sebelum audiens Anda. Bayangkan orang-orang yang akan berada di sana. Hal ini membantu Anda mempersiapkan presentasi (seperti harus menghadap ke arah tertentu, dan harus seberapa besar langkah Anda di ruang tersebut).
  • Interaksi dengan audiens: apakah Anda takut audiens akan menguap di tengah-tengah presentasi Anda? Cobalah untuk melibatkan mereka dengan mengajukan pertanyaan. Jika tidak ada yang menjawab, berikan pertanyaan pada salah satu dari mereka. Sampaikan presentasi seolah-olah Anda sedang berbicara dengan satu orang dan pastikan kontak mata dengan mereka.
  • Be simple: kiat lain agar sukses presentasi adalah KISS (Keep It Short and Simple). Buatlah segmen jelas antar pembukaan, pengantar, isi, dan penutup, dan buatlah sejelas mungkin. Audiens Anda tidak akan tertarik jika Anda menggunakan kata-kata yang terlalu susah untuk dimengerti. (Mungkin terdengar bagus, tetapi itu tidak perlu). Tujuan presentasi bukanlah untuk menunjukkan seberapa pintar Anda, tetapi untuk membuat mereka memahami pesan-pesan yang ingin disampaikan.
  • Nobody is perfect: umumnya, orang tidak percaya diri ketika memberikan presentasi karena mereka takut salah. Perlu diingat bahwa kita semua adalah manusia biasa yang pastinya akan membuat kesalahan-kesalahan kecil. Dengan sikap tidak takut melakukan kesalahan, Anda akan lebih menerima kemampuan Anda sebagaimana adanya. Audiens Anda akan menghargai itu. Dan ingatlah, mereka ingin Anda berhasil.